Lingkar Ganja Nusantara

Keluarkan Ganja Dari Golongan Narkotika !!

Lingkar Ganja Nusantara

Buku Hikayat Pohon Ganja

Lingkar Ganja Nusantara

Rumah Hijau Lingkar Ganja Nusantara

Lingkar Ganja Nusantara

Ganja Bukan Narkoba Tetapi Ganja Adalah Tanaman Yang Penuh Etika

Lingkar Ganja Nusantara

Sejuta Manfaat Ganja

Tampilkan postingan dengan label Ganja Medis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ganja Medis. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 April 2014

Dokter Makin Ragu Ganja Bisa Jadi Obat Yang Aman



Lgnpancoran.tk , Jakarta Setelah beberapa waktu sempat ada penelitian tentang manfaat ganja bagi penderita radang sendi (Artritis reumatoid), kini peneliti lain bersikeras menganggap bahwa ganja sama sekali tidak memiliki manfaat kesehatan.
Seperti dikutip laman Everydayhealth, Jumat (7/3/2014) sejumlah ahli kini menyatakan tidak menyarankan penggunaan ganja bagi penderita nyeri artritis karena penelitian sebelumnya kurang terbukti kuat.
Seperti disimpulkan oleh penulis studi Mary-Ann Fitzcharles, MD dan rekan, dalamkajian studi pengobatan ganja yang diterbitkan dalam Arthritis Care & Research. Peneliti juga menyebutkan tentang manfaat ganja yang belum bisa dibenarkan secara medis karena kurangnya data, ketersediaan terapi dan potensi bahaya seperti kecanduan.
Sebelumnya, satu studi menemukan bahwa 80 persen pengguna ganja medis di klinik pengobatan sendi di AS menggunakan ganja untuk mengobati nyeri myofascial, nyeri yang memengaruhi otot dan jaringan. Begitu pula di Kanada, sekitar 65 persen mengatakan tenaga medis menggunakan ganja sebagai obat untuk arthritis parah.
Hal inilah yang membuat pro dan kontra antara para ahli Arthritis dan pasien. Seorang rheumatologist (dokter ahli rematik) di Washington, DC, Amerika Serikat Mahsa Tehrani, MD, pun menegaskan bahwa ia tidak merekomendasikan ganja untuk pengobatan karena kurangnya bukti dan risiko efek samping yang bisa mengganggu mental dan jantung.
"Mengingat efek sampingnya bisa memengaruhi kejiwaan serta masalah jantung, rekomendasi konsumsi ganja untuk pasien masih dipertanyakan," kata Dr Tehrani.
Hal yang sama juga kembali disampaikan oleh Dr Fitzcharles. Ia menggarisbawahi risiko terkait dengan ganja medis termasuk kecanduan, gangguan pernapasan, masalah memori dan gangguan fungsi kognitif dan psikomotor (masalah otot atau gerakan yang berhubungan dengan keadaan emosi Anda). Para peneliti juga menyoroti kurangnya data jangka pendek dan panjang yang mendukung penggunaan ganja medis antara pasien dengan kondisi rematik.

Sumber : Liputan6.com

Senin, 07 April 2014

Pasien Ganja Medis Kanada Demo Di Parlemen


















Lgnpancoran.tk - Kelompok aktivis ganja di Kanada melakukan aksi demo memprotes peraturan baru mengenai pembatasan izin menanam ganja untuk keperluan medis yang mulai berlaku hari Selasa (1/4) di Parliament Hill.

Pasien ganja medis di Ottawa, Kanada mengatakan bahwa pemerintah sedang mencoba mengambil "hak yang diberikan Tuhan" kepada manusia untuk boleh menanam ganja dengan tujuan pengobatan.

Demonstrasi terjadi setelah satu hari pemerintah Ottawa mengumumkan akan menantang UU ganja medis di Pengadilan Federal yang selama ini memungkinkan pasien ganja medis menanam ganja sendiri di rumah mereka.

Peraturan baru mengharuskan pengguna ganja medis menerima pasokan dari petani ganja komersial yang berlisensi dan membatasi jumlah ganja yang boleh dimiliki seseorang.

Para pengamat politik mengkritik aturan baru tersebut yang menurut mereka hanya akan membuat lebih sulit bagi pasien untuk mengakses medical cannabis.

Alison Myrden, yang menderita multiple sclerosis progresif yang kronis mengatakan ia bergantung pada ganja medis setiap hari. Myrden mengatakan peraturan baru itu akan meningkatkan biaya yang harus ia keluarkan untuk mengkonsumsi obat (ganja).

Jika pemerintah Ottawa akhirnya gagal membatalkan keputusan Pengadilan Federal, itu akan menjadi tantangan konstitusional. Akibatnya, masalah ini bisa di peti es kan di pengadilan selama berbulan-bulan yang akan datang.

Jumlah orang yang diizinkan memiliki dan menanam ganja di bawah program federal lama naik menjadi 37.000 pada tahun ini, dibawah 100 pada tahun 2001.

Beberapa pasien diizinkan untuk membudidayakan tanaman mereka sendiri atau bekerja sebagai petani untuk mengurus tanaman ganja milik orang lain. Mereka mengatakan sistem baru yang mau diterapkan ini telah mengabaikan hak orang sakit di Kanada untuk mendapatkan pengobatan yang aman dengan harga yng terjangkau.

Mereka bisa lebih hemat jika menanam ganja sendiri di rumah, sedangkan apabila mereka membeli ganja dari pemasok resmi yang berlisensi pemerintah, harga mulai dari $ 3 per gram hinga $ 13,50. 

Sumber : Indoganja.com

Selasa, 11 Maret 2014

Ilmuwan dari Amerika Serikat menemukan ganja mampu mengatur rasa cemas dan respons yang ada di dalam tubuh.


London Sebuah penelitian membuktikan bahwa ganja dapat mengurangi rasa cemas. Ilmuwan dari Amerika Serikan menemukan, ganja mampu mengatur rasa cemas dan respons tegang dalam tubuh hingga menenangkannya.

Para peneliti di Vanderbilt University, Tennessee, seperti dikutip dari Dailymail, Selasa (11/3/2014) menemukan reseptor di mana ganja dapat memberikan efek hubungan emosional dalam otak. Adalah Amigdala, bagian otak yang terlibat untuk mengatur kecemasan dan respons tegang ini.

Senin, 10 Maret 2014

Fakta-Fakta Manfaat Tanaman Ganja Dalam Ilmu Medis

Ganja sebagai tanaman yang paling terkenal sepanjang sejarah manusia, tidak bisa dipungkiri telah mengalami berbagai bentuk pemberitaan yang tidak obyektif dan cenderung negatif. Dari sudut pandang kesehatan manusia, tanaman Ganja (Cannabis sativa) adalah tanaman yang telah memiliki sejarah panjang dalam literatur-literatur medis purba dari berbagai kebudayaan dunia.

Minggu, 09 Maret 2014

Pengobatan Ganja (Medical Marijuana) Bukanlah Narkotika

Di beberapa negara tumbuhan ini tergolong narkotika, walau tidak terbukti bahwa pemakainya menjadi kecanduan, berbeda dengan obat-obatan terlarang jenis lain yang menggunakan bahan-bahan sintetik atau semi sintetik dan merusak sel-sel otak, yang sudah sangat jelas bahayanya bagi umat manusia.

Efek ganja terhadap tumor otak



Ganja untuk pengobatan Kanker ?



Gustin L. Reichbach, adalah seorang hakim kenamaan dari New York State Supreme Court, yang juga adalah pengidap kanker.

Beberapa saat lalu, tulisannya di New York Times tentang pengakuannya menggunakan ganja medis kontan sedikit membuat gempar kota yang konon katanya tak pernah tidur itu.

Sabtu, 08 Maret 2014

Manfaat Daun Ganja Bagi Kesehatan


Manfaat Daun Ganja Bagi Kesehatan Untuk Tubuh kita

Manfaat daun ganja bagi kesehatanMungkin semua tau tentang Daun Ganja, tetapi mungkin semua orang belum tau Manfaat Daun Ganja Bagi Kesehatan. Kita ketahui bersama kandungan atau manfaat daun ganja bagi kesehatan. Daun Ganja atau Cannabis sativa nama lain dari daun ganja ini merupakan tanaman semusim yang mudah tumbuh tanpa memerlukan perawatan dan pemeliharaan istimewa. Tanaman ini tumbuh pada daerah beriklim sedang. Pohonnya cukup rimbun dan tumbuh subur di daerah tropis.

Berikut Manfaat Daun Ganja Bagi Kesehatan

- Mengaktifkan seluruh sistem sel
- Menyehatkan Jiwa dan Raga, termasuk menyembuhkan segala penyakit
- Mencerdaskan Intelektual, Emosional dan Spiritual


Sabtu, 22 Februari 2014

Ganja diklaim mampu hentikan infeksi virus HIV.



 Bicara tentang ganja selalu menimbulkan kontroversi. Ganja dianggap sebagai tanaman laknat yang dilarang untuk diperjual belikan atau dipakai. Namun di sisi lain, banyak penelitian yang mengungkap adanya manfaat kesehatan dari tanaman ini.
Sejak lama peneliti menemukan bahwa ganja efektif untuk mengatasi gejala yang berkaitan dengan HIV seperti sakit kronis dan penurunan berat badan.